Thursday, April 25, 2013

Youngmin (Boyfriend) Love Story : FATE part 1 (English Version)

​“Quick Kim! That one! That’s the member of  Boyfriend, the one that is so handsome!!” shout Taru. “Which one??” asked Kimei. “Ugh..that one, that is Youngmin!! The one that uses blue jacket!!” replied Taru loudly. Krikk..Kim succeeded to take a picture of Youngmin. Yes, Taru asked Kimei help, because Taru is a short girl, so it’s hard for her to take a photo ofYoungmin in the middle of the crowd. On the other side Kimei is a girl that is quite tall. The arrival of Boyfriend in the airport is very astonishing, where there’s many BestFriends (the call for Boyfriend’s fan club) also are in the crowd there. “Hey..hey open the way for Boyfriend! Don’t be in the way!!!” said one of the security in the airport. “Aaaa…at least seeing Youngmin directly is beautiful :’)” said Taru, the short girl. “No need to be hyperbole !” replied Kimei giving the camera back to Taru with a sarcasm look. Both of them went back to Faxe Café with bus. Yes, Faxe Café is their workplace. Faxe Café is a place where Korea stars spend their time there.
​Kimei and Taru got in using the backdoor of the Café. “Ok!Breaktime for both of you are over! There’s already some drinks and food that are ready for both of you to deliver!” said Ms. Fei, the manager of the café. She gives a tray with some coffee on the top to Kimei. “Here! Kimei! Take it to the table number 10!” ordered her. Kimei takes the tray from Ms. Fei and directly go to the table number 10. Unexpected, Boyfriend is sitting on that table. “No way..” she said in her heart. She took a step slowly and nervously. Her eye focus are on Youngmin. She has just realized that Youngmin is really handsome. She is being unfocus until she suddenly tripped over her own shoelaces and…….THE COFFEES FELL ON YOUNGMIN’S SHOULDER AND SPILLED OVER HIS BLUE JACKET! Youngmin directly stand up which made Kimei shocked and shouted to Kimei, “Where are actually your eyes?? On your knee??Huh?Now what do you wanna do with my dirty blue jacket?!?”, Youngmin is feeling really furious because it’s his favourite jacket and because his shoulders are very hot. “Umm..sor..rry..iii..ii”. “WHAT?!?, the point is I don’t want to go to this Café again no matter what! WHAT A BAD SERVICE!!” Youngmin and the other members of Boyfriend went out of the Café. “Oh mygosh..what have I done?!” said Kimei in the heart.“KIMEI!!WHAT’S ALL THIS!!YOU HAVE MADE MY THE CAFÉ LOST IT’S REPUTATION!!NOW YOU’RE FIRED!!” shouted Ms.Fei. “Ms..i..beg you..please forgive..me..”, “NO!NOW GET YOUR BAG !!YOU’RE FIRED!!”. With a sad and embarrassed heart Kimei run to her locker, she passed Taru who is making a cup of coffee. “Kim….”said Taru. Kimei don’twanna answer her…she is already sad and embarrassed.
​She cried all the way home. She is confused what to say to her father. “What have I done? These eyes are should be the one who needs to be scolded, because of focusing on Youngmin…not me..” she cried.
​When she arrived at home, her little brother, Sunju opened the door. “What an unusual thing for you to go home fast. What happened to your eyes?”. “My eyes are hurt, so I get a permission from Ms. Fei to go home, just go now…leave me alone!” Kim quickly climbed the stairs to go to her bedroom. She cried for so long, until she doesn’t realize that she fell asleep. “Kim…Kimei..Kim…Kim..” that sound was heard in her ear. She woke up and realized that it’s her father’s voice, “Kim what happened to you?!? Sunju said that your eyes are swollen”. “Dad..dad..you’re not going to be angry right if I said this?” asked Kimei in a low voice. “Yes I won’t be angry…it’s okay..I promise I won’t be mad”. “Dad..ii..i..ii..i am fired because of something…”Kimei told all the story to her father. She cried, but her father tried to comfort her. “Kim…everybody makes mistakes, but you can’t always be sad and slumped all the time..”. Even if Kimei is already quite comforted now, she keeps thinking to find a job, but she doesn’t now where to work. On the next day, she starts to find a job. But when she went out through the main door, her father called, “Kim!Kim!”, Kim turned back, “Yes dad?What’s the matter?”. Her Father gives her that day’s morning newspaper and she broke out with a big smile. Kim quickly hugged her father and can’t hold her tears of joy. In that newspaper she saw a job waiting for her, even if it’s just to be a maid, but the salary that she’s going to get are very many. And she is very happy .

Youngmin (Boyfriend) Love Story : FATE part 12

           Bus itu berhenti didepan halte perumahan Youngmin. Youngmin memandang sejenak ke arah Kimei. Ia ingin membangunkan Kimei, tapi ia tidak tega. Sudah seharian Kimei bekerja untuknya, hilang di keramaian, dan sekarang ia harus membanguninya. Youngmin merasa tidak tega. Akhirnya ia menggendong Kimei sampai ke rumahnya.
            Sesampainya di rumah, Youngmin menggendong Kimei sampai ke kamarnya. Ia menyelimuti Kim, ia memandang muka Kim. 'Ia cantik juga...Ia baik..Ia tidak emosian..Aku....' lamunan Youngmin terputus dengan sahutan Kwangmin. "Kemana saja kau tadi hyung! Bora mencarimu! Ia kesal kenapa kamu pergi begitu lama! Memang tadi kamu kemana saja dengan Kim?". "Aku.." Youngmin terdiam. Ia tidak mau memberi tahu siapa-siapa tentang kejadian tadi. Kejadian saat dia menyakiti hati Kim dan Kim sekarang basah kuyup."Ini kenapa Kim basah?" tanya Kwangmin yang mulai panik. "Ia..." Youngmin tidak bisa berkata apa-apa. "Kamu apakan dia Hyung! Aku sudah yakin! Kamu itu kejam. Aku tahu! Hanya masalah kopi saja kamu tega membiarkannya basah-basahan dibawah hujan seperti ini. Memang tidak bisa kusangka. Berhentilah menjadi orang jahat Hyung! Mulai sekarang kamu lebih baik menjauhi Kim. Kamu tidak tahu dia bangun pagi untuk menyiapkan bajumu dan peralatan yang akan kamu bawa. Setiap hari dia membawakan tasmu yang berat! Sekarang begini kamu membalasnya! Jahat sekali kamu Hyung. Kamu kembaran yang paling tidak manusiawi di dunia ini." Kata Kwangmin emosi dan sejenak Youngmin yang ingin menjelaskan sesuatu langsung keluar dari kamar Kim. Ia hanya tidak bisa menjelaskan yang sebenarnya terjadi. Kim bangun karena keributan itu.
            "Ada apasih?" Kimei bangun sambil mengucak-ngucak matanya. "Youngmin kenapa kamu disini?" kata Kimei. Kwangmin tersentak! 'Mengapa dia tidak mengenaliku? bukannya biasanya ia bisa membedakkan aku dan Youngmin. Mengapa?' kata Kwangmin dalam hati. "Aku Kwangmin.". "Oh... Kwangmin. Youngmin mana? Kenapa aku bisa di kamarku? Tadi sepertinya aku masih...". "Sudahlah Kim. Kamu ganti baju dulu sana. Kamu basah kuyup. Nanti kamu sakit. Kamu sudah makan malam?" tanya Kwang. "Belum". "Yasudah sehabis ini kamu ke ruang makan untuk makan malam." ajak Kwang. "Tidak usah, aku bisa mengambil makanan aku sendiri.". "Yasudahlah kalau itu maumu". Kwangmin keluar dari kamar Kimei. 'Mengapa disaat aku bangun bukan Youngmin yang bersamaku? Apa Kwangmin yang sudah rela menggendongku sampai ke kamarku? Tapi bagaimana? Aku bersama Youngmin tadi, bukan Kwangmin.. Segitu jahatnya kamu padaku Young? Sampai kamu tidak mau mengantarku ke kamarku sendiri?' Kim menangis.

Youngmin (Boyfriend) Love Story : FATE part 11


​“Mengapa kamu hujan-hujanan disini? Kenapa juga kamu lari dariku tadi? Maafkan aku kalau kata-kataku menyakitimu tadi. Aku benar-benar sekali merasa bersalah.” Kata Youngmin. “aa...aa..aku tidak apa-apa. Kata-katamu tidak menyakitiku tadi” jawab Kimei sambil memberikan senyuman palsu. “aku tahu kamu berbohong. Aku sudah menyakiti perasaanmu kan?”. “Tidak. Aku serius tidak. Aku bukan tipe orang yang mudah tersinggung. Tenang saja.”. “Yasudah kita pulang saja. Kamu basah kuyub. Nanti aku dimarahi orang tuamu lagi”. Mereka kembali pulang ke rumah Youngmin. Sementara disisi lain Bora kesal menunggu Youngmin.
​“Kemana perginya Youngmin? Katanya cuman sebentar! Tapi sudah lebih dari setengah jam ia pergi! Aku akan segera menghubunginya!” kata Bora kesal di dalam bioskop. “Bora Eonnie. Hyung sedang mencari Kim. Kim hilang, kalau Kim hilang tas Youngmin juga hilang”sahut Kwangmin. “itu sebabnya! Cari pembantu yang berkualitas!” kata Bora dengan nada sinis. Bora keluar dari bioskop dan menelpon Youngmin. Youngmin yang mendengar telpon genggamnya berdering dengan segera melihat siapa yang menghubunginya. “Perempuan abnormal ini lagi”. “Siapa yang telpon? Kok kamu tidak angkat?” tanya Kim. “Bukan urusanmu” bentaknya kasar. ‘Lagi-lagi penyakit terkutuk yang diderita Youngmin kambuh lagi. Kenapa ia suka membentak orang? Aneh!’ kata Kim dalam hati.
​“YOUNGMIN ANGKAT TELPONNYA!!” kata Bora kesal. Youngmin disisi lain hanya mendiamkan deringan telpon genggamnya. “Urghhh!! Babo Namja!” kata Bora kesal dan kembali ke bioskop dengan hati yang jengkel.
​Perjalanan itu sedikit panjang. Hujan menyebabkan jalan itu macet. Tanpa disadari Kim tertidur dan kepalanya jatuh ke pundak Youngmin. Youngmin kaget melihat perempuan itu. Sebelumnya, Youngmin tidak pernah merasakan perasaan yang beda saat seorang wanita tidur dipundaknya. Tidak seperti Bora. Sentuhan Kim membuatnya berbeda. Bora membuat pundak Youngmin berat. Sedangkan Kim? Tidak terasa apapun. ‘Aneh. Ada apa ini? Kenapa setiap saat aku bersama dia aku merasa beda. Seperti lebih nyaman dan lebih bahagia. Meskipun aku sendiri keras dan kejam. Mengapa?’ kata Youngmin dalam hati.

Tuesday, April 23, 2013

Youngmin (Boyfriend) Love Story : FATE part 10


“Hei Kim! Berhenti melamun. Kamu sedang memikirkan apa?” tanya Youngmin kebingungan. “Em.. tidak.. tidak.. bukan apa-apa. Sudah kau naik saja ke bioskop, aku tahu kamu ingin menonton film itu, namun aku menghalangimu.” Jelas Kim panjang lebar. ‘Tuhan, bagaimana ini? Aku sangat gembira saat tahu ia ingin menemaniku, namun aku tahu pasti ia akan dimarahi oleh Bora jika ini semua terjadi” katanya dalam hati.  “Sudah, aku sedang tidak ingin menonton, tetapi jika kau ingin aku pergi, ya aku pergi saja” kata Youngmin mulai kasar dan langsung berjalan pergi. “Eh..eh.. Tunggu Youngmin! Aku.. aku ingin kau menemaniku, namun nantinya kamu yang akan terkena omelan dari Bora. Tetapi jika kau pergi, aku akan sendiri dan akan hilang. Aku bingung” kata Kim. Ia segera menutup mulutnya setelah menyadari apa yang telah ia bicarakan. ‘Apa yang baru saja aku bicarakan.. Ya Tuhan.. Bagaimana jika Youngmin menyadari bahwa aku menyukainya?’ katanya dalam hati. “Bora tidak akan menyalahkanku. Ia akan menyalahkanmu. Lagipula, ia menyukaiku, jadi tidak mungkin ia menyalahkanku begitu saja.” Jelas Youngmin. “Huh, dasar anak manja. Mengapa kau sangat yakin bahwa Bora menyukaimu. Lagipula, ia tidak tulus mencintaimu tidak seperti a-” bisiknya pelan. Ia berniat untuk memikirkan itu namun kata-kata itu keluar dengan sendirinya. “Hah? Apa katamu?  Tentu aku sangat yakin bahwa ia menyukaiku, namun cintanya berlebihan dan kurang normal. Memangnya siapa yang mencintaiku dengan tulus? Sepertinya tidak ada. Semuanya hanya mengharapkan hartaku, memperalatku supaya mereka mendapatkan apa yang mereka mau.” Kata Youngmin sambil tersenyum sinis. “Ayo Youngmin. Kita pergi saja dari sini, sebelum kita dilihat oleh seluruh pengunjung toko buku ini. Kau ini artis, kau tidak ingat?” Kata Kimei sambil tersenyum. “Ayo..” lanjut Youngmin. Mereka pun keluar dari toko buku. “Kamu mau kemana Kimei?” tanya Youngmin yang tiba-tiba lembut. “Aku tidak tahu. Aku ikut kau saja.” Kata Kimei dengan senyum. “Aku baru ingat. Kau tidak pernah ke mall sebesar ini kan? Maaf aku lupa” kata Youngmin dengan nada mengejek. “Jangan pikir kalau aku ini adalah seorang pelayan keluarga mu kau bisa merendahkan ku semena-menanya ya!” seru Kim tiba-tiba serius. ‘Ya ampun. Aku salah berbicara lagi.. Maafkan aku Kim.. Aku tidak terbiasa berhubungan dengan orang yang berbeda sepertimu. Aku harap dia tidak tersinggung. Tunggu, dia sudah tersinggung. Aku harus meminta maaf’ pikir Youngmin. Ia tidak sadar bahwa ia melamun sejak tadi dan Kim sudah tidak ada di dekatnya. ‘Sebegitu parahnyakah kata-kataku tadi sampai ia pergi seperti ini? Maafkan aku Kim.. Kau dimana? Aku bingung harus mencarimu kemana..’ kata Youngmin dalam hati.
            Di taman yang penuh dengan bunga mekar berwarna-warni, Kim hanya termenung sedih dan duduk di salah satu kursi taman yang tersedia. ‘Mengapa harus aku? Mengapa harus aku yang merasakan sakitnya mencintai orang yang berbeda derajat denganku. Kenapa harus aku? Kenapa harus aku yang mendapatkan pekerjaan itu?’ Kim yang sedang termenung itu pun meneteskan air mata nya. Tiba-tiba hujan turun membasahi semua orang . Kim masih menangis tersedu-sedu di saat semua orang sudah meninggalkan taman untuk berlindung di dalam mall. Setelah beberapa waktu, hujan mereda. Kim terheran-heran mengapa semua orang masih berlindung disaat hujan itu bahkan sudah hampir berhenti. ‘Hujan sudah berhenti, tetapi mengapa orang-orang masih berlindung di dalam? Aku masih bisa mendengar bercikan hujan yang sedikit deras namun mengapa hujan tidak membasahiku lagi?’ pikirnya. Kim pun segera melihat ke langit di atasnya disaat ia melihat seseorang. “Yo.. Young.... Youngmin?” katanya sambil gemetaran akibat kehujanan tadi.

Monday, April 22, 2013

Youngmin (Boyfriend) Love Story : FATE part 9


            “Kemana gadis itu? Tunggu sebentar! Dia suka sekali baca buku! Mungkin dia ada di toko buku!” kata Youngmin dalam hati sambil berpikir. Youngmin masuk kedalam toko buku, dan menuju kearah tempat Novel. Benar! Dia menemukan Kim yang sedang membaca sinopsis sebuah novel. “KIM!!” sahut Youngmin yang datang mendekat kepada Kim. “Youngmin!!!” Mata Kim berbinar-binar! Dia tidak menyangka akan bertemu Youngmin juga. Entah kenapa, mereka secara otomatis langsung berpelukan. “Darimana saja kamu? Aku panik mencarimu! Kamu pasti hilang dikerumunan tadi” kata Youngmin. “Aku sesak berada dikerumunan fansmu! Aku keluar dari desakan mereka dan tidak menemukanmu!” kata Kimei. Airmata di mata Kimei keluar. Perasaan aneh apa lagi ini? Kenapa aku merasa begitu dekat dengan Youngmin. Tunggu sebentar... apa aku.... Aku sedang berpelukan dengan Youngmin!. Kimei langsung sadar.“Tuan, mengapa tuan memeluku?” tanyanya.”Apa?”.Youngmin yang baru sadar langsung melepaskan Kimei dari pelukannya. Mukanya merah, mereka berdua senyum-senyum sendiri. “Youngmin”.”Kimei” mereka berdua memanggil secara bersamaan. “oke kamu dulu.” Kata Youngmin sambil tersipu malu.”oke..Tuan tidak ke bioskop? Memang filmnya mulai jam berapa?” tanya Kimei.”em..mulai sekarang kamu tidak usah memanggilku Tuan. Panggil saja Youngmin.”.”oke..Youngmin...kenapa tidak ke bioskop? Memang filmnya mulai jam berapa?”. “15 menit lagi. Aku...aku..aku mau mengambil tasku darimu. Jadi itu sebabnya aku mencarimu dan menemuimu disini.” Jawab Youngmin. Kimei yang mendengar penjelasan itu terpaku dan langsung sedih.. Jadi ia mencariku hanya untuk tasnya? Bukan kepeduliannya akan aku?
            “Kim” Youngmin melambai-lambaikan tangannya didepan mata Kimei.”Kim..Kimei!!”. “Aaa? Apa tuan? Eh maksudnya Youngmin?”. “Kembalikan tasku!” perintah Youngmin dengan kasar. Penyakit kasar Youngmin kambuh lagi. Ia kembali membuat Kimei kesal. “INI!” Kimei memberikan tas Youngmin sambil membentaknnya. “Aku pergi dulu. Terserah kamu mau kemana saja. Dan ini ada sejumlah uang untuk kau pakai selagi kau menunggu aku.”. “Katamu, aku boleh ikut denganmu nonton dibioskop! Tadi kau yang mengajakku kan? Kalau begitu untuk apa aku ikut denganmu kesini kalau ujung-ujungnya hanya menunggumu dengan bosan di mall sebesar ini!” Kimei protes.Youngmin tertegun dan berpikir sejenak. ‘ohiya benar juga.. tadi aku mengajaknya untuk pergi kesini dan ikut menonton denganku di bioskop. Tapi kalau aku mengajaknya, Bora pasti marah. Aku tidak usah nonton. Aku pergi saja dengan dia. Walaupun aku tau itu pasti akan sangat membosankan!’.”Aku tidak usah pergi nonton ke bioskop. Kamu mau kemana? Aku ikut”. ‘Ada hujan apa tadi malam? Kok dia lebih memilih jalan denganku daripada teman rekan kerjanya sendiri. Tapi tidak apalah. Aku senang dia akan menghabiskan waktunya bersamaku.’ Kata Kim dalam hati.

Youngmin (Boyfriend) Love Story : FATE part 8


            Di tengah kerumunan fans Kim berjuang untuk keluar. Tapi sayang! Ia ketinggalan. Sistar, K.Will dan Boyfriend sudah masuk kedalam mall itu. Kim masih ada dikerumunan itu. Setelah ia berjuang agak lama, dia menghembuskan nafasnya karena terlalu sesak berada di tengah kerumunan fans sebanyak itu. Ia memalingkan wajahnya ke pintu masuk, tapi tidak ada siapa-siapa! ‘Kemana mereka? Dan kemana juga aku harus pergi! Mall ini mall mewah. Aku tidak pernah menginjakkan kakiku sekalipun kesini. Aku tersesat!’ katanya sedih dengan muka panik. Mau tidak mau, Kimei terpaksa masuk kedalam Mall itu. Baru saja ia masuk, ia menatap ke langit-langit mall itu yang tinggi, megah, dan luas. Ia berjalan menyusuri toko-toko tas, baju, dan sepatu. ‘Astaga mahal-mahal sekali. Aku harus bekerja 3 tahun dengan tuan galak itu untuk membeli tas ini.’. Sambil ia berjalan, Tiba-tiba matanya tertuju pada layar iklan dekat eskalator. Di layar itu sedang ditampilkan ‘Ma Boy-Sistar music video’. ‘Ya Tuhan.. pantas Youngmin jatuh cinta kepada Bora. Lihat! Bora pintar sekali nge-rap, kemampuan menarinya hebat dan mukanya cantik. Aku? Kim pembantu yang kesepian..’. Sambil mengangkat kepalanya keatas lagi, ia menyadar disebelah layar itu terdapat denah mall itu. Dengan segera Kim mencari denah ke arah bioskop. Ternyata bioskop itu ada dilantai 6. Lantai paling atas! Kim dengan segera naik lift untuk sampai di lantai 6.
            ‘Dimana Kim? Seceroboh itukah aku dengan gadis itu? Bagaimana kalau dia hilang? Diculik? Dibunuh? Pasti arwahnya akan menggentayangi hidupku. Secara, aku selalu kejam padanya’ kata Youngmin dalam hati. ‘Ahhh. Apa yang kau pikirkan Youngmin!! Kenapa juga kamu harus khawatir dengannya? Dia kan cuman pembantu. Sekalipun hilang, aku bisa cari pembantu yang lain’.
Sistar, K.Will, dan Boyfriend memesan tiket untuk nonton. Youngmin masih saja panik akan hilangnya Kim. “Em.. Aku pergi mencari Kim dulu ya! Tas ku kebetulan masih ada di dia! Nanti aku kembali lagi! “ teriak Youngmin yang memutuskan untuk mencari Kim. Sebenarnya, alasan dia mencari Kim bukan untuk mengambil tasnya. Tapi untuk memastikan bahwa Kim tidak kenapa-kenapa. Hanya itu. Ya hanya itu.
Kim yang baru saja keluar lift langsung bingung. Mall itu besar sekali. Dia jadi kebingungan kemana arah ke bioskop itu.Dia mencoba mencari-cari petunjuk. Ia berjalan menyusuri toko buku sekarang. Dia masuk kesitu. Matanya langsung haus akan semua buku yang dilihatnya. Semuanya nampak seru dan bagus! “Aku memang pembantu, tapi setidaknya jika aku belajar untuk membaca novel bahasa Inggris, aku jadi lebih berprestasi nantinya. Aku coba buku ini saja!” katanya. Ia mengambil buku ‘Numb3rs’. Tapi dia sedih, buku itu mahal. Dia saja tidak bawa uang sewaktu berangkat dari rumah Youngmin. Diapun tidak pernah berpikir akan tersesat di mall sebesar ini. Kim hanya terpaku dan merasa sedih. Terbatas sekali hidupnya...

Sunday, April 21, 2013

Author's Note

Hey all. Thanks for passing by our blog. Just to inform you guys, we accept requests on love stories. Just comment below and tell us who you choose for the next love stories (could be American too). Keep reading our 'Youngmin Love Story'. :D

Please follow our twitters :

@hannaksibrn
@darmentolemuela

:)